
Indonesia adalah negara yang kaya akan minyak, hal ini dapat kita lihat dari banyaknya perusahaan minyak yang beroperasi di Indonesia, seperti ConocoPhillips, CNOOC, Petrochina, Total, HESS dan masih banyak lagi.
Dengan besarnya tingkat produksi minyak di Indonesia, makin besar juga resiko terjadinya tumpahan minyak. Tumpahan minyak sebagian besar terjadi di perairan, hal ini disebabkan produksi minyak sebagian besar dilakukan di tengah laut dengan menggunakan anjungan lepas pantai (rig). Tumpahan minyak di perairan dapat disebabkan oleh kesalahan pada tingkat produksi, transfer, kecelakaan kapal pengangkut minyak (tanker) dan lain-lain.
Untuk mengatasi tumpahan minyak di perairan digunakan Peralatan Penanggulangan Tumpahan Minyak atau Oil Spill Response Equipment.
Peralatan ini terdiri atas:
- Aalat pengurung minyak (Oil Boom)
- Alat penghisap minyak (Oil Skimmer)
- Zat kimia untuk pendispersi minyak (Dispersant)
- Alat penampung minyak sementara (Temporary Storage Tank)
- Alat penyerap minyak (Oil Absorbent)
Prosedur penanggulangan tumpahan minyak akan dijelaskan terpisah.
